RSS

Category Archives: Bedah Buku

Kesetiaan

Saya membaca kisah yang menarik untuk dibagi dengan teman-teman sekalian. Kisah ini dari buku berjudul Membangun Ruh Baru oleh Musyaffa Abdurrahim Lc.  Tentang kesetian,… bukan hal yang melankolis tapi hal ini  bisa menjadi referensi agar kita memiliki hubungan yang kokoh/kuat(quwwa-tush-shilah) dengan pasangan/keluarga(xixixi… bukan promosi) dan Allah Swt tentunya.

Selamat membaca!

)|(

Hari itu Rasulullah saw kembali ke rumah dengan tidak seperti biasanya. Saat itu mukanya pucat, tubuhnya gemetar dan raut mukanya yang menyiratkan rasa ketakutan yang sangat dalam. Beliau baru saja mengalami satu peristiwa yang belum pernah beliau temui sebelumnya, yaitu turunnya wahyu Allah Swt untuk perama kali. Wahyu yang sekiranya diturunkan kepada gunung sekalipun, niscaya gunung itu akan tunduk terpecah belah disebabkan takut kepada Allah Swt.

Allah Swt berfirman:
Kau sekiranya Kami menurunkan Al Quran ini kepada sebuah gunung, pasti kemu akan meliharnya tunduk terpecah belah disebabkan takut kepada Allah.“[Al Hasyr:21]

Melihat suaminya dalam keadaan seperti itu, Khadijah r.a. segera mengambil tindakan. Dia selimuti suaminya dan dia dekap erat-erat. Dan yang lebih penting dari semua itu, dia katakan dengan penuh keyakinan, ketulusan dan kejujuran: Read the rest of this entry »

 
1 Comment

Posted by on December 23, 2009 in Bedah Buku, Cerpen

 

Tags: , ,

Dimana Dia Temukan Kebahagiaan?

background2Wahai saudariku seaqidah, apakah kebahagiaan itu? pada hartakah? atau pada pangkat dan keturunan?

Jawabannya pasti akan sangat beragam. Namun mari kita perhatikan kebahagiaan wanita di bawah ini, sebuah kisah yang menarik dan berkaitan dengan masalah ini.

Pernah terjadi perselisihan antara seorang istri dengan suaminya. Kemudian suaminya berkata, “Sungguh aku akan membuatmu menderita!”

Sang istri menjawab seuaminya dengan tenang dan mantap, “Kamu tidak akan mampu melakukannya!”

Sang suami bertanya dengan heran, “Mengapa demikian?” Read the rest of this entry »

 
2 Comments

Posted by on January 30, 2009 in Bedah Buku, Cerpen, Tausiah

 

Tags:

Umur Umat

children

Umur umat Islam adalah semenjak diutusnya Nabi Muhammad SAW sampai terjadinya hari kiamat. Atau tepatnya sampai datangnya angin lembut dari arah Yaman Selatan, hingga dicabutnya nyawa setiap orang mukmin, dan hal itu terjadi setelah meninggalnya Isa bin Maryam. Kemudian tidak tersisa lagi di bumi ini seorang mukmin satu pun, dan tinggallah makhluk-makhluk yang paling durhaka, ingkar, dan jahat, atas mereka terjadilah hari kiamat.

Sedangkan umur umat Yahudi adalah semenjak Allah mengutus Nabi Musa AS sampai diutus pula Nabi Isa AS. Ada pun umur umat Nasrani adalah semenjak diutusnya Nabi Isa sampai diutus Nabi Muhammad SAW.

Pembahasan umur umat Islam tidak bermaksud mempercepat roda vitalitas kehidupan dunia atau kehancuran alam. Rasulullah bersabda, “Jika kiamat telah mulai terjadi, sedang di tangan salah seorang kalian ada sebiji (bibit tanaman), maka jika ia sempat menanamnya menjelang kiamat itu, hendaklah ia menanamnya.” (HR. Bukhary dan Ahmad). Sehingga pembahasan tentang umur umat Islam tidak berarti bahwa kita akan berlaku lemah dan meninggalkan kerja, meninggalkan menuntut ilmu atau dakwah. Akan tetapi sebaliknya kita harus bersiap-siap menghadapi huru-hara dan peperangan akhir zaman tersebut dengan iman, ilmu, amal, dan takwa.

Menentukan umur umat Islam juga bukan dalam arti meramalkan kapan terjadinya kiamat karena sebenarnya hari kehancuran tersebut adalah rahasia Allah SWT, akan tetapi yang dimaksud adalah perkiraan-perkiraan global yang bersandarkan kepada keterangan Rasulullah dalam hadits-hadits yang shahih saja dan juga keterangan-keterangan ulama-ulama besar yang menerangkan hadits-hadits tersebut.

Hadits-Hadits Rasulullah tentang Umur Suatu Umat

Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by on January 22, 2009 in Bedah Buku, Info Islam

 
 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.