RSS

Category Archives: Curhat

Anak itu..

Suatu hari, dalam perjalanan ke Bekasi, seorang anak kecil yang digendong seorang dewasa, menghampiri Metro Mini yang saya tumpangi. Sedikit terperanjat, orang dewasa yang menggendong, menaruh tapi sedikit melemparkan anak tersebut ke  dalamnya kemudian berlalu, tepat di depan kaki saya, spontan saya menarik kaki ini dari hadapnya. Sedikit tersungkur, anak itu berusaha bangkit, tapi tidak juga bangkit. Karena heran, saya menambah peratian kepada anak itu. “Ya Rabb… kakinya hilang satu..” trenyuh hati ini, dan sejenak saya pejamkan mata, menyesali, “uhf…pantas tidak bangun – bangun dari tadi.. Ya Rabb ampuni hamba…”. Si anak mengusap – usap bajunya, kemudian memandang kami para penumpang metro mini dengan tatapan mengiba. “Mitum bu …..” si anak menyapa seorang ibu  berjilbab di sampingnya sambil menarik – narik ujung baju kurungnya. Si ibu mengangkat tangan, seperti mengerti, si anak tertunduk kecewa kemudian meninggalkan si ibu dengan menyeret satu kakinya, terseok – seok.

Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by on January 27, 2010 in Cerpen, Curhat

 

Tags:

Jihad Dalam Keseharian

4 Maret lalu, saya mendaftar Bimbingan Terstruktur(BT) atau biasa orang menyebeutnya Tugas Akhir(TA) atau skripsi. Entri pembimbing TA tanggal 17-nya. Dan besok tanggal 27 Maret 2009 breafing TA dengan dosen pembimbing. Saya sudah mempersiapkan sebuah analisa dan judul yang cocok sebagai tema. Fuih…! Sungguh, ini adalah perjalanan panjang setelah 3 tahun kuliah yang nantinya akan ditentukan dalam -+ 1 jam sidang. Testing dilaksanakan untuk meyakinkan penguji bahwa apa yang kita buat adalah layak (make sure).

Saya menamai ini dengan jihad. Jihad? Ya jihad. Kata “jihad” atau Al-Jihad asalnya katanya al-juhd, secara bahasa bermakna kesulitan, kesukaran, dan kepayahan. Sedangkan secara syar’i bermakna “Mencurahkan segala kemampuan dalam memerangi orang-orang kafir atau musuh.” (Lihat Fathul Bari, 6/5; Nailul Authar, 7/208; Asy-Syarhul Mumti’, 8/7).

“Berangkatlah kamu baik dalam keadaan merasa ringan atau berat. Dan berjihadlah dengan harta dan dirimu di jalan Allah.” (QS. At-Taubah : 41).

Jihad itu bukan hanya berperang di medan perang, walau kebanyakan dari kita berpikir demikian. Masing-masing bentuk jihad itu mempunyai tingkatan-tingkatan. Jihad melawan diri sendiri terbagi atas :

1. Berjihad dengan mempelajari agama yang benar.
2. Berjihad dengan mengamalkan ilmu yang dipelajari.
3. Berjihad dengan mengajarkan ilmu yang telah dipelajari kepada orang lain.
4. Berjihad dengan bersikap sabar ketika menerima ujian dan cobaan.

Jihad melawan syaitan terbagi atas :
1. Berjihad melawan godaan syetan yang berkaitan dengan keimanan.
2. Berjihad melawan godaan kehendak buruk dan syahwat.

Jihad melawan kaum munafik dan kafir terbagi atas :
1. Berjihad dengan hati.
2. Berjihad dengan lisan.
3. Berjihad dengan harta.
4. Berjihad dengan jiwa.

Islam memberikan banyak peluang ibadah dalam kehidupan kita sehari-hari. Bukan hanya sekedar shalat, puasa, zakat dan haji semata, namun ibadah mencakup seluruh aspek kehidupan manusia sebagaimana yang disyariatkan dalam Islam. Nah jihad merupakan salah satu bentuk ibadah pula, hukumnya fardhu kifayah loch. Yaitu fadhu yang menitik beratkan pada soal kemasyarakatan islam yang merupakan urat syaraf dan nadi penghubung antar sesama muslim, spesifiknya adalah ukhuwah yang berujung pada kesempurnaan dakwah islam itu sendiri.

Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah SAW bersabda, “Perumpamaan jihad di jalan Allah seperti orang yang berpuasa, melakukan qiyamullail dan membaca ayat Allah secara terus-menerus, tidak henti-hentinya shalat dan shaum sampai orang yang berjihad di jalan Allah kembali”.

Maka bersemangatlah kawan. Perjuangan baru telah menanti. Allahu Akbar!! :D

 
Leave a comment

Posted by on March 25, 2009 in Curhat, Ruhiyah, Tausiah

 

Tags:

Amanah itu..?

“Berikanlah aku jabatan dalam memelihara hasil bumi, sesungguhnya aku ini adalah orang yang amanah dan berilmu”. (QS Yusuf : 55)

Saya ingat sekali, 20 Februari 2006 yang lalu adalah tanggal dimana saya datang ke kota ini, tanggal dimana saya terikat dengan sebuah lembaga pendidikan untuk patuh dalam sebuah perjanjian di surat keputusan bermatrai. Ya, lembar itu yang mengharuskan saya patuh dengan segala aturan di dalamnya. Ilmu yang menjadi alasan utama saya menyepakatinya, ya demi ilmu. Di dalamnya ada banyak aturan, baik IPK minimum, pengabdian, larangan menikah dalam masa pendidikan, dan lainnya. Sulit memang istiqamah dengan apa yang telah kita katakan. Namun saya tidak ingin menyia-nyiakan amanah ini karena untuk menentukan siapa orang yang berhak dan sanggup menerima suatu amanah itu Allah dan Rasulullah memberikan pedoman bahwa orang itu harus berkompeten [jadi saya termasuk orang yang dipilih, he he he... jadi GR]. Rasulullah SAW bersabda: “Bila amanah disia-siakan, maka tunggulah kehancurannya”. Sahabat bertanya, “ Bagaimana bentuk penyia-nyiaannya?”. Beliau bersabda, “Bila persoalan diserahkan kepada orang yang tidak berkompeten, maka tunggulah kehancurannya” ”. (HR Bukhari dan Muslim). [Naudzubillah summa naudzubillah]. Walau mungkin tidak sebaik Rasulullah dalam memegang amanah, setidaknya saya mencoba menjaganya. Karena  Rasulullah adalah suri tauladan dalam membangun ahlak yang mulia, dan saya sedang mencoba membangunnya, :D insya Allah! Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by on March 25, 2009 in Curhat, Tausiah

 

Kabut Pagi

Kusibak kabut hati ini, dalam temaram buramnya. Dalam sepi dan heningnya pagi, dalam penat yang menghalangi laju detak ini, membuat perih mata dan memekakkan telinga. Rabbi, pagi ini ku berlari pada-MU, mencari tempat tuk sembunyikan diri dari tatap manusia dan membenamkan sujud pada-MU, sepagi ini.

Inilah kami duhai Rabbi, kubawa pada-MU perih diri dan tanya. Tentang kehidupan setelah mati, tentang pelipur lara kami, tentang janji dan pendamping-pendamping kami! tentang segala yang tak kami mengerti, dan segala yang kami usahakan untuk mengerti, dengan ilmu-MU! Terasa berat dan serak suara ku, ku teriakkan dalam hening, ku dekap dalam sujud panjang, agar tak ada yang dengar, agar hanya Engkau, hanya Engakau yang penuhi segala asa dan lara hati…

Maka sepagi ini kubenamkan tangis dalam-dalam pada-MU. Hanya pada-MU.

 
Leave a comment

Posted by on December 17, 2008 in Curhat

 

Free….!!!

Seperti biasanya, malam ini aku stand by di depan kompi, coba cari network yang OL. Yeach… I catch iT’s!  lumayan buat nge blog n searching…

netconn12

Memang terkadang no signal, tapi speed-nya ngalah-ngalahin yang di kampus.

wifi11

Btw makasih buat yang dah nyediain net gratis…! ^-^

 
Leave a comment

Posted by on December 6, 2008 in Curhat

 

Target

letter

Semangat kejar target Wisuda…. Rabb… tolong aku…. amiin!

 
Leave a comment

Posted by on December 1, 2008 in Curhat

 
 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.